Belum Ada Sentimen Positif, IHSG Diproyeksi Betah di Zona Merah



Jakarta - IHSG ditutup melemah di level 4,507.61 (-0.14%). Pelemahan didorong oleh Finance (-2.67%) dan Trade (-0.52%). 

IHSG ditutup melemah didorong kekhawatiran akan kembali dibukanya aktivitas perekonomian di beberapa negara yang berpotensi kembali memicu penyebaran corona. Selain itu data pengangguran Amerika Serikat juga mencatatkan peningkatan yg signifikan 

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 23,685.42 (+0.25%), NASDAQ ditutup 9,014.56 (+0.79%), S&P 500 ditutup 2,853.70 (+0.04%).

Bursa saham US ditutup menguat secara menyeluruh pada Jumat lalu setelah komentar dari Jerome Powell. The Fed menunjukkan optimisme yang berhati-hati dimana ekonomi US dapat mulai pulih dari penurunan yang telah terjadi, namun tidak akan pulih sepenuhnya hingga vaksin COVID-19 sudah ditemukan.

The Fed mengatakan bahwa ekonomi US tidak akan masuk ke dalam depresi seperti 90 tahun lalu dan pengangguran akan terbatas di level 25%. Bursa Asia dibuka melemah setelah data ekonomi Jepang menunjukkan penurunan sebesar 3.4% dari Januari - Maret.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal formasi candlestick membentuk lower high dan lower low mengindikasikan potensi pelemahan. Investor masih akan fokus kepada perkembangan terkait COVID-19 yang mulai mereda di beberapa negara. Namun di dalam negeri data kasus baru masih terus bertambah.


Resistance 2 : 4,583
Resistance 1 : 4,545
Support 1 : 4,465
Support 2 : 4,423


Sumber: Detik.com