Razia di Pelabuhan, BNNP Libatkan Anjing Pelacak

 

Pekanbaru - Mengantisipasi kawasan pelabuhan dimanfaatkan mafia sebagai tempat masuknya narkoba. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, menggelar razia pelabuhan Dumai dan Bengkalis, Jum'at (18/12/2020). 

Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Kennedy melalui Kabid Pemberantasan Kombes Berliando SIK menjelaskan, kegiatan ini sebagai langkah pihaknya mengantisipasi narkoba masuk dari pelabuhan.

Dia menjelaskan, objek yang menjadi sasaran pihaknya antara lain, menyasar barang bawaan dan orang.

''Razia ini kita titik beratkan di pelabuhan domestik Bandar Sri Junjungan Dumai dan pelabuhan Kapal Roro di Sei Selari  Kabupaten Bengkalis,'' jelas Berliando, dikutip dari klikmx.com.

Selain pihaknya, turut serta anggota gabungan berjumlah 80 personel yang dibagi menjadi dua tim.

Kemudian, sambung Perwira berpangkat bunga tiga ini. Pihaknya juga melibatkan anjing pelacak yakni biasa disebut K3.

Hasilnya, sebut Berliando, pihaknya belum menemukan adanya ditemukan barang terlarang berupa Narkoba.

Setelah ini, upaya razia, sambung dia, masih akan terus dilakukan, mengingat maraknya peredaran narkoba di penghujung tahun seperti biasanya.

''Kegiatannya masih akan berlanjut,'' sebut Berliando.

Pihaknya bermaksud, ingin menekan peredaran gelap Narkoba. Apalagi di penghujung tahun 2020, masyarakat sering mengadakan pesta.

Dia juga menghimbau, agar masyarakat jangan melakukan acara menyambut pergantian tahun barun 2021 dengan melakukan pesta narkoba, atau kegiatan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.