News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

1.500 Orang Dari TNI/Polri, Pedagang Hingga Wartawan di Riau Besok Ikut Vaksinasi Covid-19

1.500 Orang Dari TNI/Polri, Pedagang Hingga Wartawan di Riau Besok Ikut Vaksinasi Covid-19

Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Senin (1/3/2021) akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara massal di Gelanggang Olahaga Remaja (GOR), Jalan Sudirman Pekanbaru.

Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir, Ahad (28/2/2021) di Pekanbaru.

Mimi Nazir mengatakan vaksinasi massal tersebut akan diikuti sebanyak 28 instansi dan organisasi yang terdiri dari instansi lingkungan Provinsi Riau, Forkopinda dan beberapa organinasi lainnya di Provinsi Riau

"Ada 1500 orang akan dilakukan vaksinasi massal dari 28 instansi dan organisasi di Riau, seperti Aparatur Sipil Negara, TNI/Polri, tenaga pendidik, pedagang pasar, pejabat negara, keamanan, dan wartawan," terangnya, dikutip dari Cakaplah.com.

Lebih lanjut Mimi menjelaskan, vaksinasi massal tahap dua ini akan dibagi 3 sesi. Dimana sesi pertama mulai pukul 08.00-09.00 WIB dengan peserta dari instansi BPK, BPKP, Polda, Korem 031 Wirabima, Kejati dan Wartawan.

"Kemudian sesi kedua dilaksanakan mulai pukul 11.00 -12.30 WIB, dan sesi ketiga mulai pukul 13.00 - 14.30 WIB sesuai kelompok instansi yang telah terdaftar sebelumnya," jelasnya.

Masih kata Mimi Nazir, vaksinasi tahap dua ini akan melibatkan tenaga dari beberapa rumah sakit daerah maupun swasta yang ada di Pekanbaru seperti, RSUD Arifin Achmad, RSUD Petala Bumi, RSJ Tampan, RS Bhayangkara, RS Prima, RS Tentara, RS Eka Hospital, Awal Bros dan beberapa rumah sakit lainnya.

Untuk vaksinasi massal tahap dua, sebut Mimi, peserta vaksinasi sebelumnya sudah mendaftar sesuai data formulir yang diserahkan Diskes Riau terhadap masing-masing instansi dan organisasi.

"Tapi sebelum divaksin harus melalui proses pengecekan kesehatan. Kalau memenuhi syarat akan dilanjutkan vaksinasi, jika tidak akan ditunda sesuai hasil pengecekan," cakapnya.

 

 

Tags