Pemkab Inhil Sosialisasi Pembentukan Karakter Bangsa Budaya

*Remaja Dominan Lakukan Hal Menyimpang*





TEMBILAHAN-Remaja dominan sering melakukan hal-hal menyimpang. Maka Pemkab Inhil lakukan sosialisasi pembentukan karakter bangsa budaya generasi muda tingkat pelajar di Tembilahan,  Senin (16/12) pagi. 

Kegiatan sosialisasi itu bukti jika Pemerintah Daerah dalam hal ini Pemkab Inhil peduli terhadap generasi muda. 

Bupati Inhil HM Wardan dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa arus globalisasi merupakan fenomena menarik yang sedang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. 

Segala kemajuan ilmu pengetahuan teknologi budaya dan seni senantiasa berusaha diikuti oleh bangsa Indonesia.

"Budaya global dan gaya hidup merupakan dampak paling ketara akibat fenomena ini, dimana perkembangannya selalu diikuti bagi remaja atau para pelajar, karena kita tahu masa remaja adalah masa yang penuh tantangan serta rasa ingin tahu dan coba-coba," ujar Bupati HM Wardan.

Ia juga mengatakan selalu ada dalam pikiran remaja sehingga mereka cenderung untuk menyukai perilaku yang mengundang resiko dan menyimpang seperti mencoba narkoba ikut-ikutan tawuran pergaulan bebas bahkan melakukan kekerasan terhadap gurunya sendiri.

"Ini tentunya menjadi persoalan karakter remaja kita karena tantangan hidup yang semakin kompleks dan diwarnai dengan fenomena terjadinya degradasi nilai-nilai luhur tentu menjadi kekuatiran bagi kita semua," ungkapnya.

Untuk itu pemerintah Kabupaten memandang perlu menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pembentukan karakter bangsa budaya generasi muda tingkat pelajar, melalui Badan Sekretaris Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Inhil.

Sosialisasi tersebut dikatakan Ketua Panitia, Marlis Syarif, bertujuan untuk mewujudkan peningkatan kualitas generasi muda yang mampu meminimalisasi penyebab berbagai permasalahan budaya dan karakter bangsa.

"Mengingat pendidikan karakter merupakan proses pewarisan budaya untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang beretika berakhlak mulia bertanggungjawab berwawasan luas berjiwa pemimpin dan berpendirian," tutur Marlis Syarif.

Dimana sosialisasi ini sendiri terdiri dari pelajar ar yang ada di kecamatan Tembilahan Kota dan Hulu berjumlah sekitar 100 orang. (Ru)